Bila Allah tidak menghendaki kita lagi

Teringat kata2 seorang ustad, apabila Allah tidak menghendaki kita lagi:

Allah akan sibukkan kita dengan urusan dunia.

Allah akan sibukkan kita dengan urusan anak-anak.

Allah akan sibukkan kita dengan urusan menjalankan perniagaan.

Allah akan sibukkan kita dengan urusan menamb-nambah harta.

Allah akan sibukkan kita dengan urusan mencari pengaruh, pangkat dan kuasa.

Alangkah ruginya kerana kesemuanya itu akan kita tinggalkan.

Sekiranya kita mampu bertanya pada orang-orang yang telah pergi terlebih dulu menemui Allah SWT dan jika mereka diberi peluang untuk hidup sekali lagi, sudah semestinya mereka memilih tidak lagi akan bertarung mati-matian untuk merebut dunia.

Karena tujuan kita diciptakan adalah untuk menyembah Allah dan beribadah kepada Allah.

Tidak akan Allah ciptakan manusia sekiranya tujuan hidup untuk merebut imbalan dunia.

Sebenarnya apa yang kita dapat dari imbalan dunia ini telah pun ditentukan oleh Allah SWT.

Kita mungkin cemburu apabila melihat orang lain lebih dari kita, dari segi gaji, pangkat, harta, rumah besar, mobil besar.

Kenapa kita tidak pernah cemburu melihat ilmu orang lain lebih dari kita.

Kita tidak pernah cemburu melihat orang lain lebih banyak amalan dari kita.

Kita tidak pernah cemburu apabila melihat orang lain bangun di sepertiga malam, solat tahajud dan bermunajat.

Kita cemburu apabila melihat orang lain ganti mobil baru dengan yang lebih mewah…

Tetapi jarang kita cemburu apabila melihat orang lain yang bisa khatam Al’Quran sebulan dua kali…

Kesemua tanda-tanda ini menunjukkan dunia akhir zaman, apabila duit, harta dan pangkat mengatasi segala-galanya..

Setiap kali menyambut hari ulang tahun, kita sibuk mau merayakan sebaik mungkin, tetapi kita telah lupa dengan bertambahnya umur kita…maka panggilan Illahi bertambah dekat…

Kita patut bermuhasabah mengenai persiapan ke satu perjalanan yang jauh, yang tidak akan kembali untuk selama-lamanya.

Sesungguhnya mati itu benar.

Alam kubur itu benar, hisab itu benar….neraka itu benar…surga itu benar….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s